Desa Purworejo adalah sebuah desa yang memiliki sejarah panjang sebagai desa kolonisasi atau transmigrasi. Desa ini berasal dari para pendatang yang bermukim dari Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini pertama kali dibuka pada tahun 1909 oleh seorang tokoh penting pada masanya, yaitu Bupati Surya, yang kini namanya diabadikan menjadi salah satu jalan utama di desa tersebut, yaitu Jalan Bupati Surya.
Pada masa awal pendiriannya, Desa Purworejo merupakan bagian dari Kecamatan Gadingrejo. Namun, seiring dengan perkembangan administrasi wilayah, pada tahun 1955 desa ini menjadi bagian dari Kecamatan Gedong Tataan. Selanjutnya, pada tahun 2000, terjadi pemekaran wilayah kecamatan, dimana Kecamatan Gedong Tataan dimekarkan menjadi dua, yakni Kecamatan Negeri Katon dan Kecamatan Gedong Tataan. Sejak saat itu, Desa Purworejo resmi menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Secara administratif, Desa Purworejo terletak di ujung barat Kabupaten Pesawaran, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pringsewu. Luas wilayah desa ini mencapai sekitar 375 Ha. Letaknya yang strategis menjadikan desa ini sebagai penghubung antara dua kabupaten dan memiliki potensi sosial-ekonomi yang signifikan.
Batas wilayah Desa Purworejo adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Desa Karang Rejo
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Pekon Tegalsari
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Kagungan Ratu
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Pekon Gading Rejo
Salah satu titik geografis yang dikenal oleh masyarakat lokal adalah simpang purworejo yang terletak di sebelah selatan desa, dan dikenal dengan sebutan "Simpur". Selain itu ada juga salah satu monumen ikonik sejak puluhan tahun yang lalu yaitu Tugu Purworejo yang berada di perempatan jalan utama Desa Purworejo.
Desa Purworejo memiliki pola tata guna lahan yang seimbang antara permukiman dan lahan pertanian, khususnya persawahan. Wilayah desa terbagi dalam zona-zona dengan fungsi yang relatif jelas.
Permukiman penduduk sebagian besar terkonsentrasi di sepanjang jalan utama, yaitu:
- Jalan Bupati Surya
- Jalan Koptu Alam Basya
- Jalan Letnan Saidi
- Jalan Kapten Soeratno
Titik pusat dari wilayah desa ditandai dengan keberadaan Tugu Desa Purworejo, yang juga menjadi batas tidak resmi antara dua sebutan lokal:
- Wilayah barat tugu disebut sebagai "Purworejo"
- Wilayah timur tugu disebut sebagai "Baledono"
Selain itu, pusat pemerintahan desa berada di RT 08, yang merupakan lokasi dari:
- Balai Desa
- Kantor Desa
- Perpustakaan Desa
- Poskesdes
- Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan)
Keunikan geografis Desa Purworejo terletak pada kombinasi antara sejarah panjang kolonisasi, letaknya yang strategis sebagai desa perbatasan antar kabupaten, serta karakter pemukiman yang tumbuh secara terstruktur di sepanjang jalur-jalur utama. Selain berperan sebagai kawasan pemukiman, desa ini juga memiliki fungsi agraris yang kuat, didukung oleh lahan pertanian yang produktif dan topografi yang mendukung.
Tabel 1. Letak Geografis Wilayah Desa Purworejo
|
Aspek |
Detail |
|
Desa |
Purworejo |
|
Kecamatan |
Negeri Katon |
|
Kabupaten |
Pesawaran |
|
Povinsi |
Lampung |
|
Luas |
375 Ha |
|
Koordinat |
105.0753 LS/LU-5.33652 BT/BB |
|
Batas |
Utara – Karangrejo Barat – Tegalsari (Pringsewu) Timur – Kagungan Ratu Selatan – Gadingrejo |
Pusat Pemerintahan Desa Purworejo berada di Jalan Kapten Soeratno RT 08 RW 03 Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.